Oleh: Irfan Septiano | Januari 25, 2010

Sistem Respirasi Manusia

SISTEM RESPIRASI

Mekanisme pernapasan

  • Inspirasi merupakan proses masuknya O2 (oksigen).
  • Ekspirasi merupakan proses keluarnya CO2 (karbondioksida).

Mekanisme pernapasan dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Pernapasan dada
  • Menggunakan otot antar tulang rusuk (musculus intercostalis).
  • Mekanisme inspirasi: otot antar tulang rusuk kontraksi à rongga dada membesar à tekanan udara rongga dada menurun à paru-paru membesar à udara masuk.
  • Mekanisme ekspirasi: otot antar tulang rusuk relaksasi à rongga dada mengecil à tekanan udara rongga dada membesar à paru-paru mengecil à udara keluar.
  • Menggunakan otot diafragma.
  • Mekanisme inspirasi: otot diafragma kontraksi à diafragma mendatar à rongga dada membesar à tekanan udara rongga dada mengecil à paru-paru membesar à udara masuk.
  • Mekanisme ekspirasi: otot diafragma relaksasi à diafragma melengkung à rongga dada mengecil à tekanan udara rongga dada membesar à paru-paru mengecil à udara keluar.
  1. Pernapasan perut

Kapasitas volume paru-paru

  • Volume tidal : banyaknya udara yang masuk dan keluar paru-paru selama pernafasan normal (500 ml)

Volume tidal dipengaruhi

–        Berat badan seseorang

–        Jenis kelamin

–        Usia

–        Kondisi fisik

  • Volume residu : Banyaknya udara yang tertinggal di dalam paru-paru (1200 ml)
  • Volume komplementer : udara yang masih dapat masuk ke paru-paru setelah bernapas biasa (1500 ml)
  • Volume suplementer : udara yang masih dapat dikeluarkan setelah ekspirasi biasa (1500 ml)
  • Kapasitas vital : volume udara yang masuk dan keluar secara maksimal (4800ml)
  • Kapasitas total paru-paru : volume udara yang tersedia dalam paru-paru (5-6 L)

Pengikatan oksigen dan karbondioksida

–        Di dalam darah, O2 sebagian besar (98%) diikat oleh Hb yang terdapat pada Eritrosit menjadi Oksihemoglobin (HbO2). Selain diikat oleh Hb, sebagian kecil O2 larut di dalam plasma darah (2%).

–        Ketika CO2 berada di dalam darah sebagian besar (70%) CO2 akan diubah menjadi ion bikarbonat(HCO3–), 20% CO2 akan terikat oleh Hb pada Eritrosit, sedangkan 10% CO2 lainnya larut dalam plasma darah.

Kelainan pada sistem pernapasan

  • Pneumonia : peradangan paru-paru akibat infeksi bakteri Diplococcus pneumonia.
  • Asfiksi : gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan akibat gangguan fungsi parparu, pemb uluh darah dan jaringan.
  • Tuberculosis (TBC) : infeksi paru-paru oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Responses

  1. disertai gambar dong………terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: